Empty

Total: 0 IDR

Breeder Tiga Negara di Asia Minta Pasokan Lovebird Warna dari Indonesia

By ilham, 01/16/2016 - 14:49

Jakarta (BnR) – Merangkaknya pamor Lovebird untuk lomba beauty sing contest, atau di kalangan pehobi dikenal dengan istilah Lovebird warna, mendorong sosok H. Mansyur importir burung lomba, untuk menampung aspirasi pehobi Lovebird warna agar ada event skala nasional bagi penggemar Lovebird warna.

Sementara H. Mansyur akan menyelenggarakan Lomba Burung Berkicau bertajuk Raja Fauna Cup I Raja Fauna Cup di Taman Wildawatika – Cibubur, 20 April 2014. Dan bekerjasama dengan BnR sebagai tim juri.

Menurut H. Mansyur, akan menggunakan 3 lapangan sebagai arena gantangan. Satu arena gantangan khusus sebagai ajang lovebird beauty sing contest. Dibukanya kelas lovebird beauty sing contest adalah bentuk dukungan terhadap komunitas lovebird warna.

Semntara untuk mensukseskan kelas tersebut maka H. Mansyur menggandeng penggemar lovebird warna yaitu Komunitas Lovebird Indonesia (KLI). “Saat di luar negeri saya melihat banyak kontes lovebird warna diselenggarakan. Karena itu terpikir oleh saya kenapa hal ini tidak diselenggarakan di Indonesia. Terus terang memang untul Lovebird Beauty Sing Contest memang belum familiar di Indonesia, sementara saya tahu penggemarnya sebenarnya cukup besar di Indonesia,” ujarnya.

Kalau dibandingkan dengan penggemar lovebird kicauan, , lanjut H. Mansyur, jumlah penggemar lovebird warna memang masih kurang. “Oleh karena itu saya bermaksud meramaikannya supaya penggemar Lovebird warna semakin booming di Indonesia. Dengan demikian saya berharap penangkar kolektor, penghobi Lovebird untuk beauty sing contest mulai marak di Indonesia.”

Melalui even Raja Fauna Cup I ini H. Mansyur semakin meningkatkan minat orang di Indonesia untuk melakukan kegiatan penangkaran. “Saya buka rahasia ya, di luar negeri banyak yang sudah tahu kemampuan breeder Indonesia. Mereka melihatnya melalui website-website yang dimiliki oleh breeder Indonesia. Saya melihat potensi besar penangkar di Indonesia untuk melakukan ekspor. Apalagi banyak teman-teman saya di Thailand, Taiwan, dan Philipina yang minta kepada agar mengekspor lovebird hasil breeding penangkar di Indonesia ke negara mereka,” jelas Haji Mansyur. (Julius/gie)